Kata media berasal dari bahasa latin Medius yang secara harfiah berarti ‘tengah’,’perantara’, atau ‘pengantar’.dalam bahasa Arab, media adalah perantara (وسائل) atau pengantar pesan dan pengirim kepada penerima pesan. Gerlach dan Ely (1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Dalam pengertian ini, guru, buku teks dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, fhotografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyususn kembali informasi visual dan verbal.
AECT (Association of Education and Communication Technology,1977) memberi batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi. Ringkasnya media adalah alat yang menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pembelajaran.
Apabila media sebagai perantara yang mengantar informasi antara suber dan penerima, maka media itu disebut media komunikasi. Tapi bila media itu membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksud-maksud pengajaran, maka media itu disebut media pembelajaran.
Gagne dan Briggs (1975) secara implisit mengatakan bahwa media adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi konstruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa belajar.
Istilah “media” bahkan sering dikaitkan atau dipergantikan dengan kata “teknologi” yang berasal dari kata latin tekne (bahasa inggris art) dan logos (bahasa indonesia “ilmu”.
Menurut Webster (1983:105), teknogpai merupakan suatu ilmu yag membahas tentang keterampilan yang diperoleh lewat pengalaman, studi dan observasi. Bila dihubungkan dengan pendidikan dan pembelajaran, maka teknologi mempunyai pengertian sebagai :
Perluasan konsep tentang media, dimana teknologi bukan sekedar benda, alat, bahan atau perkakas, tetapi tersimpul pula sikap,perbuatan, organisasi dan manajemen yang berhubungan dengan penerapan ilmu.(Achsin,1986:10)
Pengertian teknologi ada dua yaitu teknologi tinggi (canggih), ada pula yang disebut teknologi tradisional.teknologi pembelajaran agama sementara masih heavy ke wawasan pengertian teknologi tradisional.
Berdasarkan uraian beberapa batasan tentang media diatas, berikut dikemukakan ciri-ciri umum yang terkandung pada setiap batasan.
1. Media pendidikan memiliki pengertian fisik dewasa inidikenal sebagai hardware (perangkat keras) yaitu sesuatu benda yang dapat dilihat, didengar atau diraba dengan pancaindra.
2. Media pendidikan memiliki pengertian nonfisik yang dikenal sebagai software (perangkat lunak) yaitu kandungan pesan yang terdapat dalam perangkat keras yang merupakan isi yang ingin disampaikan kepada siswa.
3. Penekanan media pendidikan terdapat visual dan audio.
4. Media pendidikan meniliki pengertian alat bantu pada proses belajar bai di dalam maupun luar kelas.
5. Media pendidikan digunakan dalam rangka komunikasi dan dan interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
6. Media pendidikan dapat digunakan secara massal (misalnya: film,slide, video, OHP), atau kelompok kecil (misalnya: modul, komputer, radio tape/kaset, video recorder)
7. Sikap, perbuatan, organisasi, strategi, dan manjemen yang berhubungan dengan penerapan suatu ilmu.
Sumber: Prof.Dr.Azhar Arsyad,M.a, Media Pembelajaran, Jakarta :Raja Wali Pers, 2011, hlm.3-7