Mengenai Saya

Foto saya
pangkalpinang, bangka belitung, Indonesia

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Pengenalan Beberapa Media

Berdasarkan perkembangan teknologi, media pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam empat kelompok yaitu:
1.    Media hasil teknologi cetak
2.    Media hasil audio-visual
3.    Media hasil teknologi yang berdasarkan komputer
4.    Media hasil gabungan teknologi cetak dan kompute
Teknologi Cetak adalah cara untuk menghasilkan atau meyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui proses pencetakan mekanis atau fotografis.
Ciri-ciri teknologi cetak:
a.    Teks dibaca secara linear
b.    Baik teks maupun visual menampilkan komunikasi satu arah dan reseptif
c.    Teks dan visual ditampilkan secara statis (diam)
d.    Pengembangannya sangat tergantung kepada prinsp-prinsip kebahasan dan persepsi visual
e.    Baik teks maupun visual berorientasi (berpusat) pada siswa
f.      Informasi dapat diatur kembali atau ditata ulang oleh siswa.
Teknologi Audio-Visual adalah cara mrnghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual.
Ciri-cirinya:
a.     Bersifat  linear
b.    Menyajikan visual yang dinamis
c.    Digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang/pembuat
d.    Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau gagasan abstrak
e.    Dikembnagkan menurut prinsip psikologis behaviorisme dan kognitif
f.     Umumnya berorientasi pada guru dengan tingkat perlibatan interaktif murid yang rendah.
Teknologi Berbasis Komputer adalah cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikro-prosesor.
Ciri-cirinya:
a.    Dapat digunakan secara acak, non sekuensial atau secara linear
b.    Dapat digunakan berdasarkan keinginan siswa atau berdasarkan keinginan perancang/ pengembang sebagaimana direncanakannya.
c.    Biasanya gagasan-gagasan disajikan dalam gaya abstrak dengan kata, simbol, dan grafik
d.    Untuk mengembangkan media ini menggunakan prinsip-prisnsip ilmu kognitif
e.    Pembelajaran dapat berorientasi kepada siswa melibatkan interaktivitas siswa yang tinggi.
Teknologi Gabungan adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh koputer.
Ciri-cirinya:
a.    Dapat digunakan secara acak, sekuensial, secara linear
b.    Dapat diguankan sesuai dengan keinginan siswa buka saja dengan cara yang direncanakan da diinginkan oleh perancangnya.
c.    Gagasan sering disajikan secara realistik dalam konteks pengalaman siswa, menurut apa yang relevan denga siswa dan dibawah pengendalian siswa.
d.    Dalam pengembangannya menggunakan ilmu kognitif dan konstruktivisme
e.    Pembelajaran ditata dan terpusat pada lingkup kognitif sehingga pengetahuan dikuasai jika pelajaran itu digunakan.
f.     Bahan-bahan pelajaran banyak melibatkan interaktivitas siswa

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ciri Ciri Media Pendidikan

Pemerolehan pengetahuan dan keterampilan, perubahan-perubahan sikap dan prilaku dapat terjadi karena interaksi antara pengalaman baru dengan penglaman yang pernah dialami sebelumnya. Menurut Bunner (1966:10-11) ada tiga tingkatan utama modus belajar, yaitu pengalaman langsung (enactive) , pengalaman piktorial/ gambar (iconic) dan pengalaman abstrak (symbolic).
          Salah satu gambaran yang paling banyaadk dijadikan acuan sebagai landasan teori penggunaan media dalam proses belaja adalah Dale’s Cone of Experience (kerucut pengalaman Dale). (Dale, 1969). Kerucut ini merupakan elaborasi yang rinci dari konsep tingkatan pengalaman yang dikemukakan oleh Burner sebagaimana diuraikan sebelumnya. Hasil belajar seseorang diperoleh mulai dari pengalaman langsung (kongkret), kenyataan yang ada dalam lingkungan kehidupan seseorang kemudian melalui benda tiruan, sampai kepada lambang verbal (abstrak). Semakin keatas di puncak kerucut semakin abstrak meida penyampai pesan.
          Dalam proses belajar dan interaksi mengajar belajar tidak harus selalu dimulai dari pengalaman langsung, tetapi dimulai dengan jenis pengalaman yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kelompok siswa yang dihadapi dengan mempertimbangkan situasi belajarnya.
          Pengalaman langsung akan memberikan kesan paling utuh dan bermakna mengenai informasi dan gagasan yang tekandung dalam pengalaman itu, oleh karena itu melibatkan indera penglihatan, pendengaran, perasaan, penciuman, dan peraba. Ini juga dikenal dengan Learning By Doing.

 Sumber : Media Pembelajaran , Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A. 2011. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, halaman : 7-12

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Landasan Teoritis Penggunaan Media Pendidikan

Pemerolehan pengetahuan dan keterampilan, perubahan-perubahan sikap dan prilaku dapat terjadi karena interaksi antara pengalaman baru dengan penglaman yang pernah dialami sebelumnya. Menurut Bunner (1966:10-11) ada tiga tingkatan utama modus belajar, yaitu pengalaman langsung (enactive) , pengalaman piktorial/ gambar (iconic) dan pengalaman abstrak (symbolic).
          Salah satu gambaran yang paling banyaadk dijadikan acuan sebagai landasan teori penggunaan media dalam proses belaja adalah Dale’s Cone of Experience (kerucut pengalaman Dale). (Dale, 1969). Kerucut ini merupakan elaborasi yang rinci dari konsep tingkatan pengalaman yang dikemukakan oleh Burner sebagaimana diuraikan sebelumnya. Hasil belajar seseorang diperoleh mulai dari pengalaman langsung (kongkret), kenyataan yang ada dalam lingkungan kehidupan seseorang kemudian melalui benda tiruan, sampai kepada lambang verbal (abstrak). Semakin keatas di puncak kerucut semakin abstrak meida penyampai pesan.
          Dalam proses belajar dan interaksi mengajar belajar tidak harus selalu dimulai dari pengalaman langsung, tetapi dimulai dengan jenis pengalaman yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kelompok siswa yang dihadapi dengan mempertimbangkan situasi belajarnya.
          Pengalaman langsung akan memberikan kesan paling utuh dan bermakna mengenai informasi dan gagasan yang tekandung dalam pengalaman itu, oleh karena itu melibatkan indera penglihatan, pendengaran, perasaan, penciuman, dan peraba. Ini juga dikenal dengan Learning By Doing.

Sumber : Media Pembelajaran , Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A. 2011. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, halaman : 7-12

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS